Uncategorized

Bagaimana Membangun Networking dengan viral marketing


Kelangsungan sebuah usaha tentulah bergantung bagaimnan cara kita untuk mempromosikan usaha kita. Dengan perencanaan promosi yang baik maka diharapkan mendapatkan hasil yang maksimal. Tapi apakah kendala yang sering dikeluhkan oleh para pelaku usaha terutama pelaku usaha kecil dan menengah adalah kendala biaya dan waktu. Bayangkan berapa besar biaya dan waktu yang harus dikorbankan untuk promosi secara besar-besaran , maka untuk mensiasastinya haruslah dicari teknik promosi yang tidak banyak mengorbankan biaya dan waktu. salah satu teknik promosi yang patut dicoba adalah dengan Viral Marketing.
Viral marketing sering dikenal dengan istilah V-marketing, Sharing Marketing, Tell Your Friends Reward Program ( TYF Reward Program ) dan sebagainya, tapi yang paling dikenal adalah Viral Marketing. Sebenarnya kehadiran Viral Marketing ini berawal dari kejadian hidup sehari-hari yang sering kita lakukan. Kita selalu menceritakan apa yang kita alami baik hal negatif atau positif. Ketika kita habis menonton film yang bagus, kita pasti akan bercerita kepada teman teman kita tentang kedahsyatan film tersebut. Mungkin anda masih ingat bagaimana film “Ayat Ayat Cinta” begitu menggemparkan dunia perfilman nasional kita. Sehabis menonton film tersebut, banyak orang yang akan menceritakan kedahsyatan film itu ke teman-teman mereka, sehingga semakin banyak orang yang begitu penasaran ingin menyaksikannya. Bahkan Presiden dan Wapres juga sempat menyediakan waktu luangnya hanya sekedar untuk menyaksikan kedahsyatan film tersebut.
Contoh lain adalah yang dilakukan oleh ‘Mbah Mo’ pemilik kedai Soto Lamongan terbesar di Jawa Timur. Ketika memulai usahanya ‘Mbah Mo’ mempromosikan lezatnya soto buatannya dengan bercerita pada setiap orang yang ditemuinya di angkutan umum . Setiap malam “Mbah Mo’ menyuruh cucu dan anaknya untuk merequest lagu di radio via telepon umum lalu mengirim salam dan pada akhirnya memuji kelezatan soto ‘Mbah Mo’. Hasilnya orang semakin penasaran untuk mencoba soto di kedai ‘Mbah Mo’ pada akhirya promosi pun berlanjut dari mulut ke mulut sehingga Kedai Soto ‘Mbah Mo’ menjadi terkenal. Bahkan Bupati lamongan dan Gubernur jawa Timur pun pernah datang ke kedai soto ‘Mbah Mo’ sekedar untuk mencicipi kelzatan soto lamongan buatan ‘Mbah Mo’.
Dari 2 contoh diatas dapat disimpulkan bahwa viral marketing sama saja dengan promosi dari mulut ke mulut. Biasanya cara ini jauh lebih efektif daripada iklan apapun. Konsumen akan lebih percaya kepada orang-orang atau teman-teman disekelilingnya yang mempromosikan sesuatu. Dengan demikian, kita pun lebih mudah melakukan apa yang dilakukan atau dianjurkan teman-teman kita. Karena Viral Marketing adalah program bisnis pemasaran jaringan, sudah pasti bersifat networking. Semua bisnis tentunya membutuhkan jaringan. Kita membutuhkan jaringan untuk memberitahu orang mengenai usaha kita. Kita perlu jaringan promosi dari mulut ke mulut, meski tidak semua usaha bisa memperolehnya. Maka viral marketing adalah satu trik promosi yang cukup efektif dan lihatlah hasil apa yang akan terjadi pada usaha anda. (Mbe)

One thought on “Bagaimana Membangun Networking dengan viral marketing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s