Photography Tips

Tips Memotret Melalui Jendela Pesawat


Beberapa waktu yang lalu saya melakukan perjalanan kerja selama 3 hari ke Jogja. Saat berada dalam pesawat saya menemukan objek menarik untuk difoto. Foto yang saya jepret adalah foto melalui jendela pesawat lumayanlah sebagai kenang-kenangan baik. Dan yang paling penting, membantu ngurangin rasa jenuh dan gelisah saat terbang, menjelang take off maupun landing.

Selama 1 1/2 jam perjalanan Bandung-Jogja, berbekal kamera Canon eos 550d saya berkali-kali memotret awan dari dalam pesawat, owh ternyata sulit juga. Tapi saya tidak menyerah, gonta-ganti setting kamera ternyata dapat juga foto yang cukup bagus….(Teman saya sampe nyeletuk “Mas Bro , lo mw kerja atw jadi tukang foto pesawat….hahahaha”). Berikut saya berikan sedikit tips yang bisa membantu kita menghasilkan foto cukup baik jika ingin memotret melalui jendela pesawat, silahkan:

gtm22

1. Pilih tempat duduk strategis
Kalau ingin memotret dari jendela pesawat tentunya anda harus duduk di dekat jendela,kebetulan saya duduk dekat jendela pesawat & sayap pesawat selama PP Bandung-Jogja.

2. Sejajarkan dan dekatkan ujung lensa dengan kaca jendela pesawat
Biasanya klo memotret ikan dalam aquarium saya menempelkan lensa ke kaca, saat memotret dari jendela pesawat hal ini tidak berlaku. Pesawat memiliki getaran dan akan membuat hasil foto menjadi kurang tajam. Posisikan ujung lensa agar sejajar mungkin dengan jendela, sedekat mungkin dengan permukaan kaca namun tidak menempel.

pesawat12
3. Kurangi pantulan dari kaca jendela
Memotret melewati kaca jendela membuat kita harus mencoba mengurangi pantulan dari kaca agar foto lebih kontras dan tajam. Untuk meminimalisir pantulan,saya menggunakan satu tangan untuk menutup sekeliling ujung depan lensa maklumlah darurat. Namun jika ingin sempurna mengurangi pantulan bisa menggunakan lens hood.

4. Jangan memakai filter CPL
Lepas filter CPL dari ujung lensa saat ingin memotret dari jendela pesawat, atau anda akan mendapatkan foto dengan pelangi palsu seperti ini saat nekad memasang CPL

4312384745_c03e956749
5. Gunakan manual fokus
Susah mengunci fokus menggunakan autofokus saat harus melewati 2 lapis jendela pesawat, lebih baik gunakan manual fokus atau set titik fokus ke infinity.

6. Matikan Flash
Selain memperparah pantulan kaca, menggunakan flash bisa mengagetkan penumpang lain (ntar disangka ada halilintar hahaha). Tapi penjelasan yang paling penting adalah karena sia-sia menerangi awan, gunung atau apapun yang sudah jelas-jelas terang.

mataram-from-the-sky
7. Untuk memotret ke bawah, tunggu sampai pesawat menukik/miring
Pesawat akan dalam posisi miring menjelang landing atau sesaat setelah take off, jadi bersiaplah saat di momen seperti ini. Perlu diingat juga bahwa saat berada di ketinggian maksimalnya, seringkali kaca jendela peswat menjadi berembun atau malah tertempel es, jadi menabung fotolah di awal penerbangan.

8. Rekomendasi setting exposure
Meskipun pesawat komersil memiliki getaran yang lebih lembut dan beberapa lensa dilengkapi dengan fitur IS/VR, ada baiknya gunakan shutter speed yang lumayan cepat, mengikuti aturan focal length atau paling aman gunakan speed diatas 1/250 dan makin cepat saat anda harus memotret tanah dibawah. Untuk aperture, cara aman adalah dengan mengeset di angka f/8, ISO tinggi (tapi jangan kelewatan juga) oke dipakai, mengingat kita tidak akan mencari foto dengan resolusi sempurna dari dalam jendela.

Thank’s for read my article my friend. So let’s capture the moment, be creative and believe…… (@Rimba_rusli)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s