Kuliner

Green Tea yang fenomenal , Membahana Badai


Klo ingat pelajaran IPA waktu sekolah , warna hijau sejatinya masuk dalam tatanan warna primer bersandingan Merah & Biru. Hijau juga membawa kesan sejuk jika terhampar luas tak berbatas dijagat raya. Pantesan aja Teteh Syahrini begitu senang sampe teriak I’m Feel Free begitu melihat hijaunya sappada mountain di Italia. Klo menurut spesies urban kaya saya sih hijau itu berarti lgi seneng banyak duit hehehe…

Lagi happening nih di dunia persilatan #Ngaco sebuah bubuk berwarna hijau beraroma khas teh , Yoi bner bgt.. GREEN TEA … Kalo ditranslate sama mbah google artinya yaa Teh Hijau. Bukan sekedar teh biasa tapi sudah menjadi bagian dari modifikasi populer di dunia kuliner khususnya buat makanan ringan atau kudapan.

Begitu laku populernya green tea ini, sampai ada Heuheureuyan yang menyebutkan kalau jomblo disiram green tea, mungkin bakal langsung laku. Well it’s just humour anyway …. punten ya Jomblo Green Tea moga cepet2 laku. Terusik oleh Jomblo Green Tea , yuk ni saya bahas aja Green tea kenapa bisa sefenomenal kaya sekarang.

1. Rasanya Kekinian
Kuliner serba teh hijau jaman sekarang memang beda dengan beberapa tahun lalu. Dunia masak memasak makin berkembang sehingga teh hijau kini enggak cuma jadi minuman. Cake, es krim, hingga kue cubit bisa diberi ekstrak teh hijau agar lebih menarik dan modern.

079752300_1423218855-image3

Karena sudah merambah berbagai makanan modern dan tak lagi konvensional penyajiannya, banyak yang berminat mencoba. Luckily, it taste good. Rasanyapun mudah diterima oleh lidah orang Indonesia.

2. Efek Instagram, Path & sosial media
Menyajikan kuliner green tea di kalangan anak muda menjadi strategi jitu. Apalagi sebagai gadget addict, yang akrab dengan sosial media Instagram, Path dan sejenisnya yang membuat kuliner green tea yang tadinya hanya diluar negeri, diadaptasi ke makanan di Indonesia.

mini-matcha-green-tea-cheesecake

Positifnya, pengusaha kuliner jadi lebih kreatif dan kebanjiran order memanfaatkan trend green tea yang sedang booming ini. Nggak heran saat ini green tea banyak dijual di cafe atau store makanan hangout lainnya. Selain itu mereka yang tadinya cuma bisa liat makanan itu di luar negeri, kini bisa merasakannya di negeri sendiri.

3. It’s Photogenic
Semua yang serba green tea, umumnya photogenic untuk generasi sosial media dan Instagram. Lumayan buat update foto, blog kuliner atau pajang status di Facebook hehe.

Bubble-Tea-00033

Apalagi sekarang kan jamannya motret makanan dulu sebelum dilahap atau diminum. Biasanya menu matcha atau green tea ini paling banyak diposting oleh penikmatnya karena warna hijaunya yang khas.

4. Bukan Green Tea Sesungguhnya
Green tea yang beredar sekarang asalnya terbuat matcha yaitu gilasan daun teh hijau berupa bubuk, yang kemudian dicampur dengan gula. Rasanya lebih manis ketika sampai ke mulut penikmatnya. Beda bgt sama green tea aslinya yang mungkin rasanya ngak bakal Anda suka karena rasanya lebih sepat khas rasa daun (saya nyobain waktu lagi trip di Jepang).

matcha

Uniknya, kebetulan ngak banyak orang yang suka sama rasa asli green tea dan lebih suka rasa green tea artificial yang manis dan harum ini. Walaupun mungkin ngak sesehat green tea yang asli, tapi ngak ada salahnya sesekali mencoba makanan atau minuman yang terbuat dari matcha alias green tea bubuk ini. Tetep yaa jangan kebanyakan atau berlebihan…..

Itulah beberapa alasan green tea masa kini bisa populer dengan mudah. Pastinya masih banyak lagi alasan unik seseorang suka dengan kuliner green tea. Temen2 juga suka? Boleh juga share pendapatnya disini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s