Photography Tips

Tips Bermain Lightpainting Pake Steelwool


Udah lama banget ngak maen teknik lightpainting pake steelwool, Akhirnya ada kesempatan tiba info dari seorang teman , malam nanti bakal ada hunting lightpainting. Klo yang belum tau lightpainting adalah salah satu teknik fotografi dengan seni melukis cahaya. Salahsatunya seperti gambar diatas dengan bunga api yang indah terpercik kemana-mana. Pertama kali melihatnya “Wuhh keren, burn on fire

Lightpainting secara sederhana klo kita motret orang yang lagi ngelas , nah api yang terpercik  bakal ngebentuk garis api. Tapi kali ini lightpainting bakal diaplikasiin pake alat yang namanya steelwool semacam bijih besi yang berbentuk wool yang katanya bisa dibeli di toko besi tapi sekarang malah banyak di jual di toko-toko perlengkapan fotografi.

Canon 60d , 21 mm , f/8 , 8 detik , ISo 100
Canon 60d , 21 mm , f/8 , 8 detik , ISO 100

Nah.. Peralatan lain yang perlu disiapkan sebelumnya ialah pengocok telur (pilih yang bahanya kuat, jangan sampai sekali pakai langsung penyok) dan rantai/tali untuk tutorial lebih jelasnya bisa dilihat di youtube cara memainkan steelwool ini.

Teknik ini memang seruu tapi hati2 lmyan berbahaya karena percikan api bakal kemana2 jadi inget tetep pake rompi & helm safetymu #ApaSih. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan klo kita mau dapet hasil lightpainting yang ciamik

1 . Background/lingkungan sekitar harus benar2 redup atau malah benar2 gelap , kenapa harus gelap yaaa biar hasil lightpainting yang ditangkap kamera benar2 sempurna

2 . Pastinya siapin kamera klo bisa dengan lensa berfocal length lebar (lensa wide) , klo ngak punya pke lensa kit juga bisa pasang di focal length terendah (18 mm) trus tempatin kamera pada tripod , buat anglenya lebih bagus low atau middle tapi terserah tergantung selera.

3 . Setting kamera yang dipake di mode “M” , hampir sama dengan setting slow speed. Set Aperture di f/8 – f/14 untuk speed di 8 – 30 detik , ISO rendah 100 – 200. Untuk konfigurasi setting tinggal coba2 aja ini rumusan sederhananya Aperture Naik = Speed naik contoh f/8, 8 detik … f/9,10 detik setting gitu seterusnya. Makin besar nilai f maka nilai speed makin besar & juga sebaliknya.

Klo misalkan binggung atau takut hasil akhirnya jelek pake nilai yang disetting , ini triknya , jepret aja pake settingan itu sesaat sebelum steelwool dimainin , trus liat hasilnya ….jadi minimalnya kita dapet gambaran hasilnya … klo udh cukup puas tinggal mainin aja steelwoolnya

Canon 60d , 18 mm , f/11 , 15 detik , ISO 100
Canon 60d , 18 mm , f/11 , 15 detik , ISO 100

Satu lagi yang harus perhatikan , si stunt man yang tugasnya muter2in steelwool minimal punya pengalaman , lebih bagus yang mahir mainin steelwool. Yup prinsip “The right man on the right place” minimalnya dilakuin biar dapet hasil yang maksimal juga kan.

Percikan steelwool yang terbakar akan menghasilkan bunga api atau cahaya yang menarik. Cocok di mainin saat malam hari atau di tempat yang gelap lebih keren di bangunan kosong yang bebas dari bahan yang mudah terbakar.

Sudah banyak kreasi hasil foto yang dihasilkan dari teknik ini tetep inget yaa foto yang bagus berawal konsep bagus yang dieksekusi dengan baik. Intinya jangan terlalu maksain konsep klo eksekusinya jelek , sayang banget lho coz steelwool itu ngak murah trus hasil fotonya kurang bagus. Sekian ya teman2 semoga bermanfaat…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s